<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ardi's Weblog</title>
	<atom:link href="http://noerpamoengkas.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com</link>
	<description>Satu Cahaya di Taman Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Dec 2009 15:25:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='noerpamoengkas.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/9b61786da222e9a2738bffe02c5ca68c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ardi's Weblog</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://noerpamoengkas.wordpress.com/osd.xml" title="Ardi&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>Surat Cinta untuk Ukhti &#8230;..</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/surat-cinta-untuk-ukhti/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/surat-cinta-untuk-ukhti/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 15:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Ukhti&#8230;.
Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho Tuhanmu, mungkinkah besarnya kerudungmu hanya digunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang, atau mungkin kerudung besarmu hanya di jadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang diidamkan bahkan bisa jadi kerudung besarmu hanya akan dijadikan sebagai identitasmu saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=431&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ukhti&#8230;.<br />
Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho Tuhanmu, mungkinkah besarnya kerudungmu hanya digunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang, atau mungkin kerudung besarmu hanya di jadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang diidamkan bahkan bisa jadi kerudung besarmu hanya akan dijadikan sebagai identitasmu saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat dan dikagumi oleh banyak ikhwan.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Tertutupnya tubuhmu tidak menjamin bisa menutupi aib saudaramu, keluargamu bahkan diri anti sendiri, coba perhatikan sekejap saja, apakah aib saudaramu, teman dekatmu bahkan keluargamu sendiri sudah tertutupi, bukankah kebiasaan buruk seorang perempuan selalu terulang dengan tanpa disadari melalui ocehan-ocehan kecil sudah membekas semua aib keluargamu, aib sudaramu, bahkan aib teman dekatmu melalui lisan manismu.<br />
<span id="more-431"></span><br />
Ukhti&#8230;.<br />
Lembutnya suaramu mungkin selembut sutra bahkan lebih daripada itu, tapi akankah kelembutan suara anti sama dengan lembutnya kasihmu pada saudaramu, pada anak-anak jalanan, pada fakir miskin dan pada semua orang yang menginginkan kelembutan dan kasih sayangmu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Lembutnya Parasmu tak menjamin selembut hatimu, akankah hatimu selembut salju yang mudah meleleh dan mudah terketuk ketika melihat segerombolan anak-anak palestina terlihat gigih berjuang dengan berani menaruhkan jiwa dan raga bahkan nyawa sekalipun dengan tetes darah terakhir, akankah selembut itu hatimu ataukah sebaliknya hatimu sekeras batu yang ogah dan cuek melihat ketertindasan orang lain.</p>
<p>Ukhti…<br />
Rajinnya tilawahmu tak menjamin serajin dengan shalat malammu, mungkinkah malam-malammu dilewati dengan rasa rindu menuju Tuhanmu dengan bangun ditengah malam dan ditemani dengan butiran-butiran air mata yang jatuh ke tempat sujud mu serta lantunan tilawah yang tak henti-hentinya berucap membuat setan terbirit-birit lari ketakutan, atau sebaliknya, malammu selalu diselimuti dengan tebalnya selimut setan dan di nina-bobokan dengan mimpi-mimpi jorokmu bahkan lupa kapan bangun shalat subuh.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Cerdasnya dirimu tak menjamin bisa mencerdaskan sesama saudaramu dan keluargamu, mungkinkah temanmu bisa ikut bergembira menikmati ilmu-ilmunya seperti yang anti dapatkan, ataukah anti tidak peduli sama sekali akan kecerdasan temanmu, saudaramu bahkan keluargamu, sehingga membiarkannya begitu saja sampai mereka jatuh ke dalam lubang yang sangat mengerikan yaitu maksiat&#8230;.!!!</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Cantiknya wajahmu tidak menjamin kecantikan hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan diri anti sendiri, pernahkah anti menyadari bahwa kecantikan yang anti punya hanya titipan ketika muda, apakah setelah tujuh puluh tahun kedepan anti masih terlihat cantik, jangan-jangan kecantikanmu hanya dijadikan perangkap jahat supaya bisa menaklukan hati ikhwan dengan senyuman-senyuman busukmu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Tundukan pandanganmu yang jatuh ke bumi tidak menjamin sama dengan tundukan semangatmu untuk berani menundukkan musuh-musuhmu, terlalu banyak musuh yang akan anti hadapi mulai dari musuh-musuh islam sampai musuh hawa nafsu pribadimu yang selalu haus dan lapar terhadap perbuatan jahatmu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Tajamnya tatapanmu yang menusuk hati, menggoda jiwa tidak menjamin sama dengan tajamnya kepekaan dirimu terhadap warga sesamamu yang tertindas di Palestina, pernahkah anti menangis ketika mujahid-mujahidah kevil tertembak mati, atau dengan cuek bebek membiarkan begitu saja, pernahkah anti merasakan bagaimana rasanya berjihad yang dilakukan oleh para mujahid-mujahidah teladan.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Lirikan matamu yang menggetarkan jiwa tidak menjamin dapat menggetarkan hati saudaramu yang senang bermaksiat, coba anti perhatikan dunia sekelilingmu masih banyak teman,saudara bahkan keluarga anti sendiri belum merasakan manisnya islam dan iman mereka belum merasakan apa yang anti rasakan, bisa jadi salah satu dari keluargamu masih gemar bermaksiat, berpakaian seksi dan berperilaku binatang yang tak karuan, sanggupkah anti menggetarkan hati-hati mereka supaya mereka bisa merasakan sama apa yang kamu rasakan yaitu betapa lezatnya hidup dalam kemuliaan islam.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Tebalnya kerudungmu tidak menjamin setebal imanmu pada sang Kholikmu, anti adalah salah satu sasaran setan durjana yang selalu mengintai dari semua penjuru mulai dari depan belakang atas bawah semua setan mengintaimu, imanmu dalam bahaya, hatimu dalam ancaman, tidak akan lama lagi imanmu akan terobrak-abrik oleh tipuan setan jika imanmu tidak betul-betul dijaga olehmu, banyak cara yang harus anti lakukan mulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil dan seharusnya di lakukan sejak dari sekarang, kapan lagi coba&#8230;.??!!</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Putihnya kulitmu tidak menjamin seputih hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan keluargamu sendiri, masihkah hatimu terpelihara dari berbagai penyakit yang merugikan seperti riya dan sombong, pernahkah anti membanggakan diri ketika kesuksesan dakwah telah diraih dan merasa diri paling waaah, merasa diri paling aktif, bahkan merasa diri paling cerdas diatas rata-rata akhwat yang lain, sesombong itukah hatimu, lalu dimanakah beningnya hatimu, dan putihnya cintamu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Rajinnya ngajimu tidak menjamin serajin infaqmu ke mesjid atau mushola, sadarkah anti kalo kotak-kotak nongkrong di masjid masih terlihat kosong dan mengkhawatirkan, tidakkah anti memikirkan infaq sedikit saja, bahkan kalaupun infaq, kenapa uang yang paling kecil dan paling lusuh yang anti masukan, maukah anti diberi rizqi sepelit itu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Rutinnya halaqahmu tidak menjamin serutin puasa sunah senin-kamis yang anti laksanakan, kejujuran hati tidak bisa dibohongi, kadang semangat fisik begitu bergelora untuk dilaksankan tapi, semangat ruhani tanpa disadari turun drastis, puasa yaumul bith pun terlupakan apalagi puasa senin-kamis yang dirasakan terlalu sering dalam seminggu, separah itukah hati anti, makanan fisik yang anti pikirkan dan ternyata ruhiyah pun butuh stok makanan, kita tidak pernah memikirkan bagaimana akibatnya kalau ruhiyah kurang gizi.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Manisnya senyummu tak menjamin semanis rasa kasihmu terhadap sesamamu, kadang sikap ketusmu terlalu banyak mengecewakan orang sepanjang jalan yang anti lewati, sikap ramahmu pada orang anti temui sangat jarang terlihat, bahkan selalu dan selalu terlihat cuek dan menyebalkan, kalau itu kenyataanya bagaimana orang lain akan simpati terhadap komunitas dakwah yang memerlukan banyak kader, ingat!!! Dakwah tidak memerlukan anti tapi&#8230; antilah yang memerlukan dakwah, kita semua memerlukan dakwah.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Rajinnya shalat malammu tidak menjamin  keistiqomahan seperti Rasulullah SAW sebagai panutanmu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Ramahnya sikapmu tidak menjamin seramah sikapmu terhadap sang Kholikmu, masihkah anti senang bermanjaan dengan Tuhanmu dengan shalat dhuhamu, shalat malammu? </p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Dirimu bagaikan kuntum bunga yang mulai merekah dan mewangi, akankah nama harummu disia-siakan begitu saja dan atau sanggupkah anti ketika sang mujahid akan segara menghampirimu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Masih ingatkah anti terhadap pepatah yang masih terngiang sampai saat ini bahwa akhwat yang baik hanya untuk ikhwan yang baik, jadi siap-siaplah sang syuhada akan menjemputmu dipelaminan hijaumu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Baik buruk parasmu bukanlah satu-satunya jaminan akan sukses masuk dalam surga Rabbmu. Maka, tidak usah berbangga diri dengan parasmu yang molek, tapi berbanggalah ketika iman dan taqwamu sudah betul-betul terasa dan terbukti dalam hidup sehari-harimu.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Muhasabah yang anti lakukan masihkah terlihat rutin dengan menghitung-hitung kejelekan dan kebusukan kelakuan anti yang dilakukan siang hari, atau bahkan kata muhasabah itu sudah tidak terlintas lagi dalam hatimu, sungguh lupa dan sirna tidak ingat sedikitpun apa yang harus dilakukan sebelum tidur, anti tidur mendengkur begitu saja dan tidak pernah kenal apa itu muhasabah sampai kapan akhlak busuk mu dilupakan, kenapa muhasabah tidak di jadikan sebagai moment untuk perbaikan diri bukankah akhwat baik yang hanya akan mendapatkan ikhwah yang baik.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Pernahkah anti bercita-cita ingin mendapatkan suami ikhwan yang ideal, wajah yang manis, badan yang kekar, dengan langkah tegap dan pasti, bukankah apa yang anti pikirkan sama dengan yang ikhwan pikirkan yaitu inging mencari istri yang solehah dan seorang mujahidah, kenapa tidak dari sekarang anti mempersiapkan diri menjadi seorang mujahidah yang solehah.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Apakah kebiasaan buruk wanita lain masih ada dan hinggap dalam diri anti,seperti bersikap pemalas dan tak punya tujuan atau lama-lama nonton tv yang tidak karuan dan hanya akan mengeraskan hati sampai lupa waktu, lupa Bantu orang tua, kapan akan menjadi anak yang biruwalidain, kalau memang itu terjadi jadi sampai kapan, mulai kapan anti akan mendapat gelar mujahidah atau akhwat solehah.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Apakah pandanganmu sudah terpelihara, atau pura-pura nunduk ketika melihat seorang ikhwan dan terlepas dari itu matamu kembali jelalatan layaknya mata harimau mencari mangsa, atau tundukan pandangannmu hanya menjadi alasan belaka karena merasa berkerudung besar.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Hatimu di jendela dunia, dirimu menjadi pusat perhatian semua orang, sanggupkah anti menjaga izzah yang anti punya, atau sebaliknya anti bersikap acuh tak acuh terhadap penilaian orang lain dan hal itu akan merusak citra akhwat yang lain, kadang orang lain akan mempunyai persepsi disamaratakan antara akhwat yang sautu dengan akhwat yang lain, jadi kalo anti sendiri membuat kebobrokan akhlak maka akan merusak citra akhwat yang lain.</p>
<p>Ukhti&#8230;.<br />
Dirimu menjadi dambaan semua orang, karena yakinlah preman sekalipun, bahkan brandal sekalipun tidak menginginkan istri yang akhlaknya bobrok tapi semua orang menginginkan istri yang solehah, siapkah anti sekarang menjadi istri solehah yang selalu di damba-dambakan oleh semua orang.</p>
<p>Sodariku sayang&#8230;.. jangan sakiti Rasulullah SAW dengan engkau menyakiti dirimu sendiri, bukankah kita sangat butuh syafaatnya Beliau kelak di akherat.</p>
<p>&#8220;Salah besar kalo surat ini Ardi yang buat. Tapi Ardi hanya copy and paste dari link ini (<a href="http://nitaannisa.blogspot.com/2008/01/surat-cinta-untuk-ukhti.html" target="_blank">http://nitaannisa.blogspot.com/2008/01/surat-cinta-untuk-ukhti.html</a>). Setelah mendapat email kiriman si <a href="http://dwklang.wordpress.com/" target="_blank">Dede Wahyu Kurniawan</a> di milis Mesin angkatan 2006, Ardi nyoba nyari surat itu lalu ngelink. Sebenarnya Ardi cuma ngubah kata &#8220;ANTUM&#8221; di posting aslinya menjadi &#8220;ANTI&#8221;.  Semoga dapat bermanfaat dan yang merasa dirinya &#8220;akhwat&#8221; bisa berupaya menjadi wanita muslimah yang baik.&#8221;</p>
Posted in Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/431/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=431&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/surat-cinta-untuk-ukhti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perencanaan Mesin yang Masih Salah</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/perencanaan-mesin-yang-masih-salah/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/perencanaan-mesin-yang-masih-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 15:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin ITS]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Padahal sudah tiga semester mengerjakan perencanaan ini, tapi tetep aja ada yang salah. Bagi yang familiar dengan permesinan, pasti tahu kesalahannya.
Aduh setiap kali revisi, selalu ada yang salah dan menambah pertanyaan-pertanyaan baru. Emang salah atau aku yang terlalu idealis, ya.
Ni gambar perencanaan mesinnya.
Gambar Pandangan Depan

Gambar Gearbox

Perencanaan mesin ini dikerjain sampe 3 semester. Gak mau menyalahakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=427&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Padahal sudah tiga semester mengerjakan perencanaan ini, tapi tetep aja ada yang salah. Bagi yang familiar dengan permesinan, pasti tahu kesalahannya.</p>
<p>Aduh setiap kali revisi, selalu ada yang salah dan menambah pertanyaan-pertanyaan baru. Emang salah atau aku yang terlalu idealis, ya.</p>
<p><span id="more-427"></span>Ni gambar perencanaan mesinnya.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/pem-anyar-43-dia-pemarut-new-29-model-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-428" title="pem anyar 43 dia pemarut new 29-Model 1" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/pem-anyar-43-dia-pemarut-new-29-model-1.jpg?w=468&#038;h=585" alt="" width="468" height="585" /></a>Gambar Pandangan Depan</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/pem-anyar-43-dia-pemarut-new-29-model-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-429" title="pem anyar 43 dia pemarut new 29-Model 2" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/pem-anyar-43-dia-pemarut-new-29-model-2.jpg?w=468&#038;h=374" alt="" width="468" height="374" /></a>Gambar Gearbox</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Perencanaan mesin ini dikerjain sampe 3 semester. Gak mau menyalahakan orang lain. Itu terus terang kesalahanku. Kurang ALL OUT. Semoga di semester ke 7 ini, semua tetek bengek ini bisa selesai. Amin.</p>
Posted in Mechanical Engineering, Mesin ITS  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=427&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/perencanaan-mesin-yang-masih-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/pem-anyar-43-dia-pemarut-new-29-model-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pem anyar 43 dia pemarut new 29-Model 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/pem-anyar-43-dia-pemarut-new-29-model-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pem anyar 43 dia pemarut new 29-Model 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Quiz Dari Ardi Oleh Ardi Buat Elemen Mesin 2</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/quiz-dari-ardi-oleh-ardi-buat-elemen-mesin-2/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/quiz-dari-ardi-oleh-ardi-buat-elemen-mesin-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 14:55:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Quiz pertama. Yang mbuat Ardi, yang ngoreksi Ardi, yang ngelist nilai juga Ardi. Weeeeeesssss, koyok dosen ae. Mungkin mau nyoba ngerjain, monggo. Hehehe.

Daya yang ditransmisikan sebesar 2 HP. Pasangan roda gigi 2 dan 3 adalah roda gigi lurus dengan sudut tekan 20o Full Depth. Diametral pitch kedua roda gigi 8 inch-1. Banyak gigi pada roda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=423&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Quiz pertama. Yang mbuat Ardi, yang ngoreksi Ardi, yang ngelist nilai juga Ardi. Weeeeeesssss, koyok dosen ae. Mungkin mau nyoba ngerjain, monggo. Hehehe.</p>
<p><span id="more-423"></span><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/gambar-soal-quiz-elmes-21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-425" title="Gambar Soal Quiz Elmes 22" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/gambar-soal-quiz-elmes-21.jpg?w=423&#038;h=526" alt="" width="423" height="526" /></a></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:medium;">Daya yang ditransmisikan sebesar 2 HP. </span><span style="font-size:medium;">Pasangan roda gigi 2 dan 3 adalah roda gigi lurus dengan sudut tekan 20</span><sup><span style="font-size:medium;">o</span></sup><span style="font-size:medium;"> Full Depth. Diametral pitch kedua roda gigi 8 inch</span><sup><span style="font-size:medium;">-1</span></sup><span style="font-size:medium;">. Banyak gigi pada roda gigi 2 dan 3 adalah 35 dan 20. Kecepatan putar poros sebesar 1140 rpm. Berat roda gigi 2 dan 3 diasumsikan sebesar 4,9796 lb dan 1,62598 lb. Material poros Normalized C 1040 Steel dengan asumsi BHN&lt;400. Kunci pada tiap roda gigi dengan tipe </span><span style="font-size:medium;"><em>profiled keyways</em></span><span style="font-size:medium;">. </span><span style="font-size:medium;"><em>Survival rate</em></span><span style="font-size:medium;"> 95,00. Permukaan poros di</span><span style="font-size:medium;"><em>machining</em></span><span style="font-size:medium;">. K</span><sub><span style="font-size:medium;">sb</span></sub><span style="font-size:medium;"> dan K</span><sub><span style="font-size:medium;">st</span></sub><span style="font-size:medium;"> sama dengan 1 (untuk kondisi </span><span style="font-size:medium;"><em>minor shock</em></span><span style="font-size:medium;">). Poros tidak memiliki diameter dalam. </span><span style="font-size:medium;"><em>Safety factor</em></span><span style="font-size:medium;"> diambil 2,5. Tentukan diameter MINIMUM untuk poros dengan metode </span><span style="font-size:medium;"><em>the maximum shear theory of failure</em></span><span style="font-size:medium;"> dan </span><span style="font-size:medium;"><em>the distortion energy theory</em></span><span style="font-size:medium;">! Jarak pada gambar dalam satuan mm.</span></p>
<p lang="id-ID">
<p><span style="font-size:medium;">Catatan: </span><span style="font-size:medium;">Konversi unit gunakan tabel D-3 halaman 917 buku </span><span style="font-size:medium;"><em>Machine Design</em></span><span style="font-size:medium;"> </span></p>
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID"><span style="font-size:medium;">~ AN ~</span></p>
Posted in Kegiatan, Mechanical Engineering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=423&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/12/05/quiz-dari-ardi-oleh-ardi-buat-elemen-mesin-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/12/gambar-soal-quiz-elmes-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar Soal Quiz Elmes 22</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta (jilid 3)</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/11/07/cinta-jilid-3/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/11/07/cinta-jilid-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 15:42:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Kesejatian Cinta
Ikhlas adalah kebutuhan bagi seorang pengemban cinta. Manakala mimpi tak berubah nyata, idealisme berseberangan dengan realita, dan cinta tak terungkap lewat sepatah pun kata, memaksa sang pecinta untuk meredam gejolak jiwa. Sehingga ledakan-ledakan energi cinta terpendam dalam. Tak tercurahkan. Dan pada akhirnya bercabang pada dua pilihan jalan, menyimpan cintanya untuk menyatakan di kemudian hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=420&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kesejatian Cinta</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">I</span><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">khlas adalah kebutuhan bagi seorang pengemban cinta. Manakala mimpi tak berubah nyata, idealisme berseberangan dengan realita, dan cinta tak terungkap lewat sepatah pun kata, memaksa sang pecinta untuk meredam gejolak jiwa. Sehingga ledakan-ledakan energi cinta terpendam dalam. Tak tercurahkan. Dan pada akhirnya bercabang pada dua pilihan jalan, menyimpan cintanya untuk menyatakan di kemudian hari atau menghilangkan perasaan itu sama sekali. Keduanya membutuhkan keikhlasan, namun dibedakan oleh besarnya pengorbanan. </span></p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Jalan yang </span><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">pertama masih mengijinkan sang pecinta untuk berharap. Ia tetap hidup diselimuti kehangatan mentari cinta. Sembari menunggu momen yang tepat, sang pecinta menyempurnakan potongan-potongan hidupnya. Menatanya dalam bingkai indah fragmen kehidupan. Menanti kedatangan potongan terakhir sebagai penyempurna yang paripurna.</span></p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Sedangkan jalan yang kedua menuntut pengorbanan yang lebih besar. Sang pecinta harus sungguh-sungguh merobohkan istana impiannya, memangkas pohon keegoisannya, serta mengubur hasrat hidup bersama dengan sang kekasih. Mungkin ia merasa tak bisa merengkuh kebahagiaan sejati. Tak mustahil juga ia kehilangan gairah untuk melanjutkan episode kehidupannya. Karena energi yang membuatnya bersemangat, dan sosok yang senantiasa diimpikan  harus ia relakan kepergiannya.</span></p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><span id="more-420"></span>Akan tetapi,</span><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"> ada pengorbanan yang lebih besar. Pengorbanan yang tidak semua orang mampu melakukan. Hanya segelintir, karena memang tidak banyak. Mereka bukan hanya mampu merelakan sang kekasih hati tak menjadi miliknya, bahkan mengambil energi yang lebih besar dari perpisahan itu. Umar bin Abdul ‘Aziz pernah memberikan teladan menghadapi lika-liku kehidupan ini. Suatu ketika ia mengalami kondisi fisik yang anjlok karena kegigihannya menjalankan amanah kekhalifahan. Di saat itu, Fatimah datang dengan membawa hadiah untuk menghibur suaminya. Dan betapa bergejolak perasaan sang Khalifah, saat istrinya menghadiahkan seorang gadis untuk dinikahinya. Bukan sembarang gadis, namun gadis yang di masa lalu ia cintai. Namun tak pernah diijinkan sang istri untuk dinikahi, beralasan cinta dan cemburu. Kini perasaan yang dahulu membakar jiwanya, hadir kembali. Memenuhi ruang-ruang dalam hatinya. </span></p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Jik</span><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">a saja sang Khalifah menikahinya, itu bukanlah suatu hal yang sulit. Toh sang istri sendiri yang menawarkan. Akan tetapi ia mengambil keputusan kontroversial. Ia nikahkan sang gadis dengan pemuda lain. Maka ketika sang gadis bertanya padanya, “Bukankah dulu kau sangat mencintaiku? Apakah telah hilang perasaan itu darimu ?” Dengan menahan keharuan sang Khalifah berkata, “Cinta itu masih ada, bahkan kini rasanya jauh lebih dalam!” Umar telah memilih cinta yang lain. Cinta yang lebih dari sekedar keinginan untuk memiliki. Cinta yang ingin melihat sang kekasih bahagia, dan tidak mengkhianati Sang Pemilik Cinta. </span><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Hingga pada akhirnya, mengikhlaskannya adalah buah kesejatian cinta.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Writer : Bilal Ahmadi</span></p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Editor : Ardi Noerpamoengkas</span></p>
<p><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Published at Al-Uswah Buletin, Ardi`s Weblog.</span></p>
Posted in Kisah, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=420&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/11/07/cinta-jilid-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Widget Facebook di WordPress</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/18/widget-facebook-di-wordpress/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/18/widget-facebook-di-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 02:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[
Ada masalah ketika ingin memberikan widget facebook pada sidebar wordpress. Script lama tidak memadai untuk tampilan facebook terbaru. Kini facebook memiliki script badge profile terbaru. Sedang script terbaru perlu modifikasi khusus sebelum dapat digunakan di wordpress. Cara memasang badge profile facebook pada sidebar wordpress cukup mudah.
 1. Login ke Facebook
Sebelum mendapatkan script badge profile, login [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=416&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom:0;">Ada masalah ketika ingin memberikan widget facebook pada sidebar wordpress. Script lama tidak memadai untuk tampilan facebook terbaru. Kini facebook memiliki script badge profile terbaru. Sedang script terbaru perlu modifikasi khusus sebelum dapat digunakan di wordpress. Cara memasang badge profile facebook pada sidebar wordpress cukup mudah.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><span id="more-416"></span> 1. Login ke Facebook</p>
<p style="margin-bottom:0;">Sebelum mendapatkan <em>script badge profile</em>, <em>login</em> ke facebook. Dan buka <em>profile</em> anda.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">2. Klik “<em>Create a Profile Badge</em>”</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-411" title="1" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/11.jpg?w=300&#038;h=187" alt="1" width="300" height="187" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;">Setelah membuka profile facebook, cari lalu klik “<em>Create a Profile Badge</em>”.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;">3. Edit <em>Profile Badge</em></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-412" title="4" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/4.jpg?w=300&#038;h=187" alt="4" width="300" height="187" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;">Edit <em>profile badge</em> sesuai dengan yang anda inginkan. Kemudian klik “<em>Save</em>”.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">4. Mendapatkan script</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-413" title="5" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/5.jpg?w=300&#038;h=187" alt="5" width="300" height="187" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;">Dapatkan script untuk wordpress dengan klik “<em>Other</em>”. Copy lalu paste ke widget text di wordpress.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">5. Modifikasi script</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><a href="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/71.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-417" title="7" src="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/71.jpg?w=300&#038;h=225" alt="7" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;">Script yang kita dapatkan sebelumnya masih belum bisa digunakan untuk wordpress, jadi perlu modifikasi lagi. Pertama, hilangkan bagian script berikut:</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><em>&lt;!– Facebook Badge START –&gt;&lt;a href=”http://id-id.facebook.com/nama anda” title=”nama anda” target=”_TOP” style=”font-family:&amp;quot;font-size:11px;font-variant:normal;font-style:normal;font-weight:normal;color:#3B5998;text-decoration:none;”&gt;Nama Anda&lt;/a&gt;&lt;br&gt;</em></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><em>&lt;a href=”http://id-id.facebook.com/facebook-widgets/” title=”Make your own badge!” target=”_TOP” style=”font-family:&amp;quot;font-size:11px;font-variant:normal;font-style:normal;font-weight:normal;color:#3B5998;text-decoration:none;”&gt;Buat Lencana Anda&lt;/a&gt;&lt;!– Facebook Badge END –&gt;</em></p>
<p style="margin-bottom:0;">Kedua, edit script yang tersisa <em><span style="font-style:normal;">(menghilangkan “</span></em><em><span style="color:#ff0000;">badge.</span></em><em><span style="font-style:normal;">”)</span></em> dari awalnya…</p>
<p style="margin-bottom:0;"><em>&lt;a href=”http://id-id.facebook.com/nama anda” title=”nama anda” target=”_TOP”&gt;&lt;img src=”</em><em><span style="color:#ff0000;">http://badge.facebook.com/badge/nama file anda.png</span></em><em>” width=”120″ height=”84″ style=”border: 0px;” /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;</em></p>
<p style="margin-bottom:0;"><em><span style="font-style:normal;">menjadi… </span></em></p>
<p style="margin-bottom:0;"><em>&lt;a href=”http://id-id.facebook.com/nama anda” title=”nama anda” target=”_TOP”&gt;&lt;img src=”</em><em><span style="color:#ff0000;">http://facebook.com/badge/nama file anda.png</span></em><em>” width=”120″ height=”84″ style=”border: 0px;” /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;</em></p>
<p style="margin-bottom:0;">setelah itu klik “<em>save</em>” pada widget text editing pada wordpress. Lalu kunjungi dan lihat sidebar blog wordpress anda.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Selamat mencoba….</p>
Posted in Kegiatan, Masyarakat  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/416/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=416&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/18/widget-facebook-di-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/4.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerpamoengkas.files.wordpress.com/2009/09/71.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Noise and Vibration</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/noise-and-vibration/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/noise-and-vibration/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 16:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Sistem teknik mengandung massa dan elastisitas yang mampu bergerak secara relatif. Apabila gerakan sistem seperti itu berulang sendiri dalam interval waktu tertentu maka gerakan itu dikenal sebagai getaran (vibration). Pada umumnya, getaran merupakan bentuk energi sisa dan pada berbagai kasus tidak diinginkan. Khususnya hal ini benar pada mesin-mesin, karena getaran menimbulkan bunyi, merusak bagian mesin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=407&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID">Sistem teknik mengandung massa dan elastisitas yang mampu bergerak secara relatif. Apabila gerakan sistem seperti itu berulang sendiri dalam interval waktu tertentu maka gerakan itu dikenal sebagai getaran (</span><span lang="id-ID"><em>vibration</em></span><span lang="id-ID">). Pada umumnya, getaran merupakan bentuk energi sisa dan pada berbagai kasus tidak diinginkan. Khususnya hal ini benar pada mesin-mesin, karena getaran menimbulkan bunyi, merusak bagian mesin dan memindahkan gaya yang tidak diinginkan dan menggerakkan benda yang didekatnya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Setiap benda memiliki frekuensi natural yang jumlahnya tak berhingga. Begitu juga dengan poros memiliki frekuensi natural yang jumlahnya tak berhingga. Apabila poros ini diputar pada tiap frekuensi naturalnya maka poros akan mencapai putaran kritis. Pada putaran kritis defleksi poros mencapai maksimum. Putaran kritis ini akan menyebabkan kerusakan pada mesin, sehingga perlu dilakukan pencegahan terhadap kerusakan. Karena itu sangatlah penting untuk mengetahui nilai putaran kritis dari suatu poros. Tinggi rendahnya nilai dari putaran kritis poros yang berputar dipengaruhi oleh banyak variabel. Panjang bentangan poros, diameter poros, bahan poros, besar dan letak pembebanan merupakan merupakan variabel yang mempengaruhi nilai putaran kritis.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Frekuensi yang ditransmisikan dalam bentuk gelombang suara apabila intensitasnya berlebih akan menimbulkan kebisingan yang sangat mengganggu lingkungan khususnya manusia. Hal ini akan mempengaruhi stabilitas emosional dan kesehatan  karena kebisingan yang ditimbulkan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Untuk lebih memahami fenomena ini maka diperlukan adanya suatu pembelajaran sehingga diperoleh pola pikir yang dapat digunakan sebagai acuan dalam meminimalkan efek-efek yang merugikan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><strong><span id="more-407"></span>Fenomena Getaran</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID">Getaran umumnya terjadi karena adanya efek-efek dinamis dari toleransi pembuatan, perenggangan, kontak-kontak berputar dan bergesek antara bagian serta gaya-gaya yang menimbulkan ketidaksetimbangan pada bagian yang turun naik. Secara umum alat penangkap untuk pengukur getaran adalah </span><span lang="id-ID"><em>accelerometer piezzoelectric</em></span><span lang="id-ID">, karena alat ini mempunyai daerah frekuensi dan daerah dinamik yang sangat lebar, serta linier pada seluruh daerah tersebut. Pada penggunaannya alat ini dirangkai dengan peralatan </span><span lang="id-ID"><em>sound level meter</em></span><span lang="id-ID">. Alat ini bermanfaat sebagai indikator mesin dalam pengukuran kebisingan, pemeriksaan kualitas dan pengembangan dalam industri.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID"><em>Impulse Precision Sound Level Meter</em></span><span lang="id-ID"> type 2209 berfungsi untuk menganalisa suara dan getaran melalui indikator yang dikalibrasikan dengan jarum penunjuk dan bekerja secara self operated. Meter response dapat diatur pada standard lambat, cepat, dan waktu impuls konstan juga dapat untuk menunjukkan nilai puncak mutlak dari sinyal yang diukur. Ketelitian yang dihasilkan dapat untuk meraba sinyal dengan faktor puncak sebesar 40 </span><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="id-ID"></span></span><span lang="id-ID">m. Mode puncak memberikan pengukuran yang obyektif dari sinyal puncak sebesar 20 </span><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="id-ID"></span></span><span lang="id-ID">m. Kedua hal tersebut penting untuk menghitung efek yang merugikan dari noise yang impulsif dan kejutan vibrasi. Indikator beban lebih (dalam input dan output amplifier) memberikan peringatan tentang tingkat sinyal yang terlampaui. Alat ini dilengkapi dengan input dan output socket untuk menghubungkan dengan filter luar yang memberikan analisa frekuensi.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Pada AC dan DC output terdapat fasilitas untuk dihubungkan dengan headphone, level recorder, tape recorder, dll. Alat ini bekerja dengan tiga baterai standar dan beroperasi selama 8 jam terus menerus.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Instrumen ini dapat berfungsi sebagai vibrasi meter bila mikrofon dihubungkan dengan input adaptor JJ 2614 dan salah satu akselerometer B&amp;K. Pembacaan pengukuran diberikan oleh skala meter dan perubah skala yang dikalibrasikan untuk melindungi kepekaan dari akselerometer yang disesuaikan dengan skala kalibrasi dB untuk pengukuran sound level. Sepuluh macam perubah skala dapat dibaca langsung untuk penggunaan sebagai sound level meter, vibrasi meter dan voltmeter.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Jika dibutuhkan kecepatan vibrasi dan perpindahannya, dapat diukur dengan penambahan untuk akselerasi dengan integrator ZR 0020 disusun di antara akselerometer dan sound level meter.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><strong>Akselerometer</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Instrumen ini berfungsi sebagai alat penangkap getaran (detector transducer stage) dalam rangkaian Impulse Precision Sound Level Meter yang memberikan karakteristik keseluruhan yang cukup baik. Alat ini mempunyai daerah frekuensi dan daerah dinamik yang sangat lebar dan linier serta stabil untuk kurun waktu yang lama.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Akselerometer ini adalah tipe alat penangkap yang menghasilkan daya sendiri (tidak memerlukan catu daya dari luar). Tidak satupun bagian yang bergerak dapat menjadi aus dan output percepatannya yang proporsional dapat diintegrasikan untuk menghasilkan sinyal-sinyal kecepatan dan perpindahan yang sebanding juga.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Jantung sebuah akselerometer adalah sekeping bahan piezzoelektrik, berupa keramik ferro elektrik yang dipolarisasikan secara buatan dan menghasilkan efek piezoelektrik yang unik. Jika ditekan/ditarik  secara mekanis keping ini menghasilkan muatan listrik diantara bidang-bidangnya yang berbanding lurus dengan gaya yang diberikan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Akselerometer ini tidak memberikan keluaran untuk percepatan konstan karena karakteristik dasar dari transduser geraknya. Tetapi alat ini memberi sinyal keluaran yang besar, ukurannya kecil dan dapat memiliki frekuensi natural yang tinggi yang diperlukan untuk pengukuran goncangan secara teliti.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><strong>Sound Level Meter</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID">Sound level meter pada rangkaian ini berfungsi sebagai intermediate stage yang memodifikasi kelua</span><span lang="id-ID">ran dari detector transduser stage (akselerometer) menjadi sinyal-sinyal yang dapat diterima oleh terminating stage. Sinyal keluaran dari akselerometer adalah berupa sinyal amplitude dan daya. Sinyal ini dirubah atau diperbesar sehingga menjadi sinyal searah DC yang sesuai untuk bisa ditunjukkan pada jarum penunjuk, atau sinyal bunyi yang bisa diterima melalui headphone.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Sumber : Modul Laboratorium Keahlian Desain</p>
Posted in Ilmu Pengetahuan, Mechanical Engineering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/407/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=407&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/noise-and-vibration/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balancing</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/balancing/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/balancing/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 16:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Dalam suatu proses produksi, mesin-mesin produksi sangat memegang peranan. Kerusakan pada mesin-mesin tersebut bisa berakibat fatal pada proses produksi. Dengan kemajuan teknologi, telah diketahui bahwa salah satu penyebab kerusakan mesin-mesin itu antara lain karena adanya ketidakseimbangan pada bagian-bagian mesin yang berputar.
Bagian-bagian yang berputar menimbulkan gaya kocak (shaking force) sebagai akibat dari efek-efek gaya inertia. Karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=405&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Dalam suatu proses produksi, mesin-mesin produksi sangat memegang peranan. Kerusakan pada mesin-mesin tersebut bisa berakibat fatal pada proses produksi. Dengan kemajuan teknologi, telah diketahui bahwa salah satu penyebab kerusakan mesin-mesin itu antara lain karena adanya ketidakseimbangan pada bagian-bagian mesin yang berputar.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Bagian-bagian yang berputar menimbulkan gaya kocak (shaking force) sebagai akibat dari efek-efek gaya inertia. Karena gaya kocak harus dihindari maka harus ada cara untuk menyeimbangkan secara keseluruhan atau sebagian gaya-gaya inertia tersebut dengan menambahkan gaya-gaya inertia tambahan yang membantu untuk melawan efek gaya-gaya inertia tersebut. Maka dari itu kami mencoba mengamati fenomena tersebut.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Akibat percepatan mekanisme akan timbul gaya inersia pada mekanisme tersebut. Gaya inersia ini dapat menimbulkan goncangan pada mesin atau konstruksi. Adanya goncangan ini sangat merugikan. Karena umur komponen yang ada akan menjadi lebih pendek (mudah aus/rusak). Oleh karenanya perlu dilakukan langkah-langkah untuk menyeimbangkan mekanisme yang ada. Hal ini dilakukan dengan memberikan massa pada sistem yang akan melawan gaya inersia yang menyebabkan goncangan tersebut di atas.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><span id="more-405"></span>Cara di atas dapat dipergunakan untuk membuat seimbang massa yang bergerak bolak-balik maupun yang berputar. Untuk sistem massa yang berputar, terdapat tiga jenis permasalahan, yaitu:</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Membuat seimbang 	sebuah massa yang berputar.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Membuat seimbang 	lebih dari sebuah massa yang berputar, dimana massa-massa tersebut 	terletak pada sebuah bidang datar yang sama.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Membuat seimbang 	lebih dari sebuah massa yang berputar, dimana massa-massa tersebut 	terletak pada beberapa bidang datar.</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">Sumber : Modul Laboratorium Keahlian Desain</p>
Posted in Ilmu Pengetahuan, Mechanical Engineering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=405&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/balancing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Critical Shaft</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/critical-shaft/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/critical-shaft/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 15:57:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Dalam konstruksi permesinan banyak sekali kita temukan komponen-  komponen yang berputar dan mekanisme yang menyebabkan momen-momen disekitar batang atau poros. Poros dalam hal ini mempunyai peranan penting terutama sebagai media penambah gaya yang menghasilkan usaha (kerja).
Suatu poros yang berputar pada kenyataannya tidak berada pada keadaan yang lurus, melainkan berputar dengan posisi melengkung. Pada suatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=397&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Dalam konstruksi permesinan banyak sekali kita temukan komponen-  komponen yang berputar dan mekanisme yang menyebabkan momen</span><span lang="id-ID">-</span><span lang="sv-SE">momen disekitar batang atau poros. Poros dalam hal ini mempunyai peranan penting terutama sebagai media penambah gaya yang menghasilkan usaha (kerja).</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Suatu poros yang berputar pada kenyataannya tidak berada pada keadaan yang lurus, melainkan berputar dengan posisi melengkung. </span><span lang="fi-FI">Pada suatu putaran tertentu lengkungan poros tersebut mencapai harga maksimum. Putaran yang menyebabkan lengkungan poros mencapai harga maksimum tersebut dinamkan dengan </span><span lang="fi-FI"><em>putaran kritis</em></span><span lang="fi-FI">. Dan keadaan tersebut diatas dinamakn </span><span lang="fi-FI"><em>efek Whirling Shaft</em></span><span lang="fi-FI">.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE"><strong><span id="more-397"></span>Definisi Putaran Kritis</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Apabila pada suatu poros yang didukung diantara dua bantalan dipasang disk maka poros tersebut akan mengalami defleksi statis. </span><span lang="nb-NO">Defleksi tersebut disebabkan oleh berat disk (jika massa poros diabaikan). Defleksi akan bertambah besar akibat gaya sentrifugal pada saat poros berputar. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI">Putaran kritis poros adalah putaran yang mengakibatkan terjadinya defleksi maksimum pada poros. Hal ini mengakibatkan poros berputar sambil bergetar dengan amplitudo yang besar. Gejala ini disebut </span><span lang="fi-FI"><em>whirling shaft</em></span><span lang="fi-FI">. Terjadinya </span><span lang="fi-FI"><em>whirling shaft</em></span><span lang="fi-FI"> pada permesinan dapat mengakibatkan:</span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Timbulnya getaran 	yang berlebihan, getaran ini kemudian diinduksikan ke komponen mesin 	lainnya dan sekelilingnya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI">Kerusakan 	mekanik. Hal ini disebabkan oleh tegangan bending yang besar pada 	poros, gesekan antara poros dan rumah, dan beban yang diterima 	bearing menjadi berlebih.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Pada akhirnya, semua 	hal diatas akan memperpendek umur (komponen) mesin.</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI">Sumber : Modul Praktikum Mesin Dasar</p>
Posted in Ilmu Pengetahuan, Mechanical Engineering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/397/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=397&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/critical-shaft/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pneumatik</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/pneumatik/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/pneumatik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 15:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=398</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat ini aplikasi pneumatik cukup luas, termasuk industri assembling, pengepakan, prosesing makanan, pengerjaan kayu, pengelasan, peralatan kedokteran, dan lain-lain. Sistem pneumatik digunakan untuk tujuan otomatisasi dan penghematan tenaga karena kelebihannya dalam konstruksi yang relatif sederhana, murah, dan kemudahan dalam operasi dan pemeliharaan dibandingkan hidrolik minyak, dalam mekanik dan peralatan listrik.
Karakteristik sistem pneumatik adalah:


Sirkuit 	pneumatik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=398&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;"><span lang="en-US">Pada saat ini aplikasi pneumatik cukup luas, termasuk industri assembling, pengepakan, prosesing makana</span><span lang="id-ID">n, </span><span lang="en-US">pengerjaan kayu, pengelasan, peralatan kedokteran, dan lain-lain. Sistem pneumatik digunakan untuk tujuan otomatisasi dan penghematan tenaga karena kelebihannya dalam konstruksi yang relatif sederhana, murah, dan kemudahan dalam operasi dan pemeliharaan dibandingkan hidrolik minyak, dalam mekanik dan peralatan listrik.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Karakteristik sistem pneumatik adalah:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="en-US">Sirkuit 	pneumatik umumnya hanya cocok untuk beban yang relatif ringan (</span><span lang="en-US"><em>light 	duty</em></span><span lang="en-US">)</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Pneumatik tidak 	efektif dalam pengaturan kecepatan dan </span><span lang="sv-SE"><em>displacement</em></span><span lang="sv-SE"> dari aktuator karena sifat fluida kerjanya yang </span><span lang="sv-SE"><em>compressible</em></span><span lang="sv-SE"> </span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Udara sebagai fluida 	kerja memiliki tahanan kecil pada alirannya jika dibandingkan dengan 	hidrolik minyak karena viskositasnya rendah, sehingga respon yang 	dihasilkan lebih cepat dibanding hidrolik</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID">U</span><span lang="sv-SE">dara 	bertekanan dialirkan melalui pipa-pipa dan kecepatannya dapat diatur 	oleh pengontrol kecepatan, serta gaya yang dihasilkan dapat diatur 	dengan valve pengatur tekanan</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Jika sirkuit 	pneumatik dirancang dengan baik maka masalah kebocoran lebih mudah 	diatasi dibanding dengan sistem hidrolik yang sensitif terhadap 	kebocoran minyak dan kontaminasi</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Udara bertekanan 	dapat diperoleh dengan mudah di banyak tempat. Sehingga penggunaan 	pipa pengatur lebih sedikit dibanding dengan sistem hidrolik</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID">S</span><span lang="sv-SE">istem 	pneumatik dapat dijalankan pada temperatur relatif tinggi (sampai 	180</span><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="en-US"></span></span><span lang="sv-SE">) 	bila peralatan yang digunakan cocok</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE"><span id="more-398"></span>Pneumatik adalah sebuah sistem transfer daya yang memanfaatkan udara bertekanan sebagai fluida kerjanya. Udara bertekanan adalah udara yang tekanannya lebih tinggi dari tekanan atmosfer.</p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Pneumatik adalah sebuah sistem transfer daya yang memanfaatkan udara bertekanan sebagai fluida kerjanya. Udara bertekanan adalah udara yang tekanannya lebih tinggi dari tekanan atmosfer.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Secara garis besar, sistem pneumatik terdiri dari peralatan dan perlengkapan yang menghasilkan, mengontrol, dan menghantar udara bertekanan, yaitu:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Kompresor 	udara:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Berfungsi sebagai sumber energi pneumatik yang menghasilkan udara bertekanan</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Tangki udara:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Sebagai tempat menyimpan udara yang dihasilkan oleh kompresor. Fungsinya adalah untuk menstabilkan keluaran udara yang akan digunakan pada sistem pneumatik, dan untuk menghindari </span><span lang="sv-SE"><em>drop pressure</em></span><span lang="sv-SE"> apabila sejumlah besar udara digunakan dalam waktu yang singkat.</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>After cooler:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Untuk mendinginkan udara bertekanan dan untuk menghilangkan uap panas yang apabila ditampung dalam jumlah yang banyak akan menyebabkan kerusakan pada peralatan pneumatik</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Filter udara:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Untuk menghilangkan debu, air dan minyak yang terbawa dari kompressor</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Pengering 	udara:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Untuk mengurangi kadar uap air pada udara bertekanan sehingga udara yang masuk ke dalam sirkuit benar-benar udara kering</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Valve pengurang 	tekanan:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Tekanan udara dari kompressor biasanya lebih besar dari yang dibutuhkan sehingga valve ini akan menguranginya dan menjaga agar tetap stabil</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Lubrikator 	udara:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Digunakn unuk memberikan minyak kedalm aliran udara bertekanan sebagai pelumas bagi peralatan pneumatic.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Valve penggati 	arah aliran:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Valve ini berfungsi untuk mengganti arhaliran udara bertekanan.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="en-US"><em><strong>Speed 	control valve</strong></em></span><span lang="id-ID"><em><strong>:</strong></em></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Valve ini berfungsi untuk mengontrol kecepatan daengan mengatur volume aliran udara persatuan waktu.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><em><strong>Actuator:</strong></em></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Me</span><span lang="id-ID">r</span><span lang="sv-SE">upak</span><span lang="id-ID">a</span><span lang="sv-SE">n alat dimana energi udar</span><span lang="id-ID">a</span><span lang="sv-SE"> bertekanan dirubah menjadi gaya dan gerak translasi maupun rotasi.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Sumber : Modul Praktikum Mesin Dasar</p>
Posted in Ilmu Pengetahuan, Mechanical Engineering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/398/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=398&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/pneumatik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidrolik</title>
		<link>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/hidrolik/</link>
		<comments>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/hidrolik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 15:47:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerpamoengkas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Mechanical Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin ITS]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerpamoengkas.wordpress.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Hidrolik adalah suatu sistem yang memanfaatkan tekanan fluida sebagai power (sumber tenaga) pada sebuah mekanisme. Pada sistem hidrolik, tekanan fluida merupakan tenaga penggerak sistem. 
Pada kebanyakan aplikasi, sistem hidrolik banyak digunakan seperti memindahkan beban yang berat, sebagai alat penekan dan pengangkat. Dalam industri banyak ditemui penggunaan sistem hidrolik pada alat-alat berat, seperti truk pengangkat (dump [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=393&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;"><span lang="id-ID">Hidrolik adalah suatu sistem yang memanfaatkan tekanan fluida sebagai power (sumber tenaga) pada sebuah mekanisme. </span><span lang="sv-SE">Pada sistem </span><span lang="id-ID">h</span><span lang="sv-SE">idrolik, tekanan fluida merupakan tenaga penggerak sistem. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Pada kebanyakan aplikasi, sistem hidrolik banyak digunakan seperti memindahkan beban yang berat, sebagai alat penekan dan pengangkat. Dalam industri banyak ditemui penggunaan sistem hidrolik pada alat-alat berat, seperti truk pengangkat (</span><span lang="sv-SE"><em>dump truck</em></span><span lang="sv-SE">), mesin moulding, mesin press, forklift, crane, dan lain-lain.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Pada saat ini penggunaan sistem hidrolik sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan kontrol yang menunjang pengendalian dan ketepatan (presisi) dalam penggunaannya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE"><span id="more-393"></span>Hidrolik adalah suatu sistem yang memanfaatkan tekanan fluida sebagai power (sumber tenaga) pada sebuah mekanisme. Karena itu, pada sistem hidrolik dibutuhkan power unit untuk membuat fluida bertekanan. Kemudian fluida tersebut dialirkan sesuai dengan kebutuhan atau mekanisme yang diinginkan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Perbedaan antara sistem hidrolik dan pneumatik adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Pada fluida kerja, 	sistem hidrolik menggunakan fluida cair bertekanan sedangkan pada 	pneumatik menggunakan fluida gas bertekanan</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Sistem 	pneumatik umumnya menggunakan tekanan 4 – 7 kgf/cm</span><sup><span lang="sv-SE">2</span></sup><span lang="sv-SE"> dan menghasilkan output yang lebih kecil daripada sirkuit hidrolik, 	sehingga cocok untuk pekerjaan ringan</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Sifat </span><span lang="sv-SE"><em>compressibility</em></span><span lang="sv-SE"> (mampu </span><span lang="id-ID">tekan</span><span lang="sv-SE">) 	dari sirkuit hidrolik lebih besar daripada sirkuit pneumatik</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Udara bertekanan 	memiliki resistansi (tahanan) kecil terhadap aliran dan dapat 	dijalankan dengan lebih tepat daripada tenaga hidrolik</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Sistem hidrolik 	sensitif terhadap kebocoran minyak, api dan kontaminasi. Sedangkan 	udara bertekanan tidak mempunyai masalah seperti itu jika sirkuitnya 	dirancang dengan baik</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Udara bertekanan 	dihasilkan oleh kompresor yang umumnya dimiliki oleh pabrik, tetapi 	sistem hidrolik membutuhkan pompa</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE">Batas 	temperatur yang mampu diterima oleh peralatan hidrolik 60 – 70</span><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="en-US"></span></span><span lang="sv-SE">C, 	sedangkan untuk pneumatik dapat dijalankan hingga 180</span><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="en-US"></span></span><span lang="sv-SE">C</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Kelebihan dari sistem hidrolik adalah:</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Memiliki tekanan 	kerja yang relatif lebih besar daripada sistem pneumatik, sehingga 	cocok untuk pekerjaan-pekerjaan berat</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Kekurangan dari sistem hidrolik adalah:</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Fluida dari sirkuit 	yang tercemar oleh kotoran akan menyebabkan peralatan hidrolik 	menjadi lemah dan cepat rusak</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Konstruksinya yang 	rumit dengan biaya yang mahal, serta kesulitan dalam pemeliharaan 	dan operasi</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Fluida kerja tidak 	dapat bertahan pada temperatur operasi yang lebih tinggi</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Contoh-contoh penggunaan sistem hidrolik:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Dongkrak hidrolik</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Hydrostatic 	transmission, untuk menggerakkan peralatan konstruksi, kendaraan 	berat, mesin pertanian dan mentransmisikan tenaga ke aktuator tipe 	rotasi</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE">Komponen yang digunakan pada sistem hidrolik:</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE"><strong>Piston</strong></span><span lang="sv-SE"> sebagai aktuator </span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI"><strong>Pompa</strong></span><span lang="fi-FI"> mengubah energi mekanis dari putaran poros menjadi energi fluida dan 	juga untuk menaikkan fluida kerja</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="fi-FI"><strong>Tangki </strong></span><span lang="fi-FI">menstabilkan sirkulasi tekanan minyak 	yang dikeluarkan pompa, menyimpan fluida bertekanan, menghindari </span><span lang="fi-FI"><em>pressure drop</em></span><span lang="fi-FI"> apabila sejumlah besar minyak dipakai dalam waktu singkat</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="sv-SE"><strong>Manometer 	(</strong></span><span lang="sv-SE"><em><strong>pressure gauge</strong></em></span><span lang="sv-SE"><strong>):</strong></span><span lang="sv-SE"> mengukur tekanan kerja fluida pada saat piston melakukan langkah 	maju dan langkah mundur</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US"><strong>Hose</strong></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><strong>Hose Couplers 	(penyambung hose)</strong></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="en-US"><strong>Directional 	control valve (flow control valve)</strong></span><span lang="id-ID"><strong>:</strong></span><span lang="en-US"><strong> </strong></span></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Fungsi Katup Kendali Arah  adalah untuk saling menghubungkan jalur-jalur hidrolik yang bervariasi satu terhadap yang lain, untuk menghubunghkan hubungan satu terhadap yang lain.</p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-US">Sumber : Modul Praktikum Mesin Dasar</p>
Posted in Ilmu Pengetahuan, Mechanical Engineering, Mesin ITS  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerpamoengkas.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerpamoengkas.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerpamoengkas.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerpamoengkas.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerpamoengkas.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerpamoengkas.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerpamoengkas.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerpamoengkas.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerpamoengkas.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerpamoengkas.wordpress.com/393/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerpamoengkas.wordpress.com&blog=2986477&post=393&subd=noerpamoengkas&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerpamoengkas.wordpress.com/2009/09/06/hidrolik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerpamoengkas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>