Dua Hari, Tiga Kali Sehari

Itu bukan anjuran obat maag yang biasa aku minum. Tapi keadaan UAS seminggu yang lalu. Ya, minggu pertama UAS hanya dua hari tapi satu harinya, saya ujian tiga mata kuliah sekaligus.

Di kampusku, jadwal UAS disesuaikan dengan mata kuliah yang diambil. Bisa jadi dalam satu hari ada tiga ujian mata kuliah, bisa dua, bisa satu atau bahkan tidak ada. Atau bertumpukan jadwalnya. Ini biasanya terjadi pada mahasiswa tingkat tinggi yang masih mengulang mata kuliah di semester yang lebih rendah. Dan sangat kebetulan, minggu kemarin saya mengalami dua hari ujian dengan tiga mata kuliah di tiap harinya. Melelahkan.

Tiap hari ada tiga sesi waktu ujian. Sesi 1 dimulai jam 07.30 WIB – selesai. Sesi 2 dimulai jam 10.15 WIB – selesai. Sesi 3 dimulai jam 13.00 WIB – selesai. Waktu “tempuh” ujian tergantung masing-masing mata kuliah yang diujikan. Paling lama 120 menit.

OK. Dimulai di tanggal 11 Juni. Mata kuliah yang diujikan Kewarganegaraan, Mekanika Fluida Dasar 1 dan Proses Manufaktur 2.

Kalo Kewarganegaraan, gak terlalu jadi masalah karena open book meskipun bukan open talk. Sehari sebelumnya saya sudah persiapkan hasil cetak print dari slide materi kuliah Ibu Suprapti, SH. (dosen). Dan saat UAS kemarin, Beliau menyempatkan “inspeksi” ke kelas-kelas tempat mahasiswa kelasnya ujian. Memberi dukungan moral.

Lalu Mekanika Fluida Dasar 1. Persiapanku untuk mata kuliah ini sangat cukup. Minggu tenang sudah belajar dan ditambah tutorial Mekfludas 1 (SABIT AKADEMIK) yang diadakan oleh Lembaga Ash-Shaff Teknik Mesin pada hari Minggu sebelumnya. Jadi kita lihat saja hasilnya nanti.

Proses Manufaktur 2. Materi ujian yang keluar mengenai milling, drilling, plastic manufacturing. Setelah sebelumnya sudah presentasi manufaktur pembuatan 5 galon water container menggunakan bahasa Inggris, insyaallah tidak terlalu bermasalah. Lagipula ujiannya open textbook. Jadi kesempatan ini takkan kusia-siakan. Saat ujian, saya membawa tiga textbook sekaligus. Textbook pertama, Manufacturing Engineering and Technology, Fourth Edition, penulis Serope Kalpakjian dan Steven R. Schmid. Textbook kedua, Introduction To Manufacturing Processes, Third Edition, penulis John A. Schey. Textbook ketiga, Manufacturing Processes for Engineering Materials, Fourth Edition, penulis Serope Kalpakjian dan Steven R. Schmid. Sedang di antara ketiganya yang menjadi referensi dosen saya (Bapak Ir. Bambang Pramujati, M.Sc. Ph.D.), textbook kedua dan ketiga. Namun setelah melihat soalnya, saya duga materi UAS diambil dari textbook ketiga.

Lanjut kita ke hari berikutnya. Tanggal 12 Juni. Menurutku, ini adalah hari yang paling berat. Bagaimana tidak, semuanya membutuhkan pemikiran dan perhitungan yang ekstra. Mata kuliah yang diujikan saat itu, Dinamika Teknik, Statistika Industri dan Elemen Mesin 2.

Dinamika Teknik. Mata kuliah yang tetap menjadi momok sampai sekarang. Karena di kelasku masih kutemui mas-mas senior angkatan 2003 bahkan angkatan 2001 yang belum lulus mata kuliah ini dan kebetulan sekelas denganku. Belum termasuk angkatan 2004 dan 2005. Materi yang diujikan analisa rigid body, balancing, flywheel dan analisa gaya statis-inersia pada batang. Soalnya hanya dua nomor dan saya belum selesai mengerjakannya (padahal diberi waktu 120 menit). Menyisakan 2 subsoal saja. Sayang, padahal semalamnya saya sempat belajar via handphone dengan teman saya Rosyid Ridlo tentang soal (yang belum selesai saya kerjakan) itu sampai benar-benar paham. Sayang.

Statistika Industri. Mantap tapi hasil masih ghaib (belum tahu). Ujiannya bersifat buku terbuka jadi langsung saja saja keluarkan catatan dan textbook yang kupunya. Textbook itu baru kutemukan seminggu sebelum ujian tersebut. Saya kira dari tumpukan buku-buku yang diberikan saudaraku yang juga Teknik Mesin ITS tidak ada buku yang dimaksud. Jadi selama kuliah satu semester kemarin, aku hanya mengandalkan slide materi kuliah dari dosen.

Elemen Mesin 2. Seperti biasa. Dalam mata kuliah ini, setiap ujiannya selalu bersifat buku terbuka. Dan buku yang biasa dipakai adalah buku Machine Design, theory and practice, penulis Aaron D.Deutschman, Walter I. Michels dan Charles E. Wilson. Materi yang direncanakan akan keluar ialah coupling, spring dan clutch. Tapi saat ujian yang keluar hanya coupling dan clutch. Sempat ada pertanyaan selepas mengerjakan ujian antara saya, dan teman saya A. Yani karena ada perbedaan perhitungan rumus antara buku referensi teman saya dan apa yang disampaikan oleh dosen kami di perkuliahan. Mengenai Torque pada clutch dalam keadaan tekanan merata atau uniform pressure. Dan saat itu, saya bilang, “Nurut bapaknya saja!” Dan satu hal yang paling penting dan dapat diambil pelajaran dari ujian elemen mesin 2 kemarin, yaitu mencatat saat perkuliahan itu penting. Bagaimana tidak. Semua yang disampaikan dosen saya (dan saya mencatatnya) keluar di ujian. What lucky i am!

Dan perjuanganku masih belum berakhir setelah itu. Masih ada Elemen Mesin 3, Matematika Rekayasa 2, Mekatronika dan Termodinamika Teknik 2.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: