Road To Academic Test

Tak terasa. Perasaan baru beberapa hari yang lalu, kumpul-kumpul dengan keluarga dan makan kupang lontong, bakso dan rawon bareng-bareng. Ternyata tinggal seminggu lagi akan ada ujian. Ujian Tengah Semester. Jadi bagi yang akan ujian tersebut terutama arek ITS, kudu… SIAP-SIAP…

1. Catat jadwal ujian mata kuliahmu.

Biasanya di ITS, jadwal ujian sudah diumumkan kurang-lebih seminggu sebelum pelaksanaan ujian diadakan, baik itu UTS maupun UAS. Catat lalu perhatikan waktu pelaksanaannya. Ini cukup penting agar kamu tidak sampai mendapati dua atau lebih ujian di waktu yang sama. Semisal, pada jam 7.00 hari Senin akan diadakan ujian mata kuliah Elemen Mesin 2 dan Pengendalian Automatis, padahal kamu mengambil kedua mata kuliah itu. Nah, bagaimana tuh. Hal itu bisa terjadi karena kamu mengulang beberapa mata kuliah yang bukan semesternya sekaligus mengambil mata kuliah paket yang memang semestinya diambil. Kalau dalam kasus tadi bisa jadi kamu sedang mengulang mata kuliah Elemen Mesin 2 (matkul semester genap) sedang di semester ganjil ini kamu memang mengambil Pengendalian Automatis.

Kalau hal itu terjadi, segera hubungi Sekretaris Jurusan bidang Akademik, dosen mata kuliah yang bersangkutan atau karyawan Sekretariat Jurusan. Mungkin beliau bisa memberikan saran kepadamu. Jangan khawatir.

2. Belajar Bersama

Biasanya dalam satu angkatan akan ada satu atau dua teman yang memiliki prestasi akademik yang lebih dibandingkan dengan teman-teman satu angkatannya yang lain. Mereka bisa jadi teman kamu untuk belajar bersama. Luangkan waktu di sela-sela menunggu dosen, perpindahan mata kuliah atau saat malam hari untuk belajar bersamanya. Ajak teman-temanmu yang lain biar suasana lebih ramai.

Meskipun demikian masih banyak teman yang menganggap belajar bersama tidak efektif. Hal itu bisa jadi dikarenakan suasana yang kurang kondusif untuk belajar. Hindarkan lingkungan dari permainan maupun musik karena itu bisa mengganggu konsentrasi belajar. Ada baiknya, belajar bersama dilaksanakan seperti sebuah tutorial. Ada satu yang mengajari sedangkan yang lain menyimak.

3. Kumpulkan Referensi

Referensi bisa bermacam-macam. Buku diktat. Textbook berbahasa Inggris. Fotokopi soal-soal. Untuk buku diktat dan textbook, bisa jadi sangat diperlukan karena menjadi pegangan saat ujian open book. Sedang fotokopi soal-soal baik untuk latihan kamu di kos-kosan atau di rumah sebagai variasi soal.

Fotokopi soal-soal ujian semester-semester sebelumnya sebaiknya sudah ada di tanganmu minimal satu minggu sebelum ujian. Agar ada banyak waktu untuk belajar variasi soal. Kadang ada beberapa dosen yang mengeluarkan tipe soal-soal yang sama di tiap semester, mungkin hanya mengganti angka-angkanya saja. Tetapi ada dosen yang sebaliknya. Bisa jadi kamu mendapatkan prediksi soal ujian dari fotokopi-fotokopi itu.

4. Perhatikan Dosen

Perhatikan dosen. Itu benar. Karena yang menilai ujian kamu adalah dosen kamu. Jadi perhatikan setiap perkataan dan informasi yang disampaikan dosen. Siapa tahu kamu akan dapat petunjuk materi-materi apa saja yang keluar saat ujian.

5. Ikuti tutorial-tutorial

Mungkin ini sama dengan belajar bersama, hanya saja tutorial yang dimaksudkan di sini tutorial yang secara insidentil diadakan oleh sebuah institusi atau organisasi mahaiswa tertentu. Seperti Toturial Fisika Dasar 1 dan 2 yang diadakan Civitas Akademika FMIPA jurusan Fisika ataupun Tutorial Kalkulus 1 dan 2 yang diadakan civitas akademika FMIPA jurusan Matematika. Ikuti saja kegiatan-kegiatan itu. Kalau di jurusan Teknik Mesin ITS sendiri setiap semesternya, Lembaga Dakwah Jurusan Ash-Shaff mengadakan tutorial mata kuliah-mata kuliah Teknik Mesin.

Ada pengalaman menarik tentang tutorial ini. Semester yang lalu, teman saya bernama Yani mengambil mata kuliah Perpindahan Panas 1. Sebelum ujian, ia mengikuti tutorial Perpan 1 yang diadakan oleh LDJ Ash-Shaff. Katanya, yang ikut tutorial sangat sedikit dan bisa dihitung dengan jari, padahal yang emngambil mata kuliah itu banyak. Sangat disayangkan karena saat itu tutorial mengundang dosen sebagai tutornya, Bapak Is Bunyamin Suryo, S.T. Ternyata hasil dari tutorial itu nyata. Yani berkomentar bahwa ujian yang ditempuhnya sangat baik. Bagaimana tidak. Materi yang disampaikan Pak Is saat tutorial hampi sama dengan yang keluar saat ujian. Yang membedakan hanya angka-angkanya saja. Tuh. Jadi yang semangat ikut tutorialnya.

6. Berdoa

Terakhir. Apapun yang kita usahakan namun hasilnya kita kembalikan kepada Sang Yang Maha Berkehendak. Insyaallah jika kita telah berusaha sungguh-sungguh untuk ujian ini, Allah memberikan hasil yang terbaik bagi kita. Amin.

Selamat Belajar. Semoga Allah Memudahkan dan Memahamkan ilmu pada diri kita.

2 Responses

  1. UTS…UTS…!!!

    SAtu kata..!!!

    BELAJAR..!!!!

  2. wah.. boleh juga tips-nya..,

    bisa lho diterapkan di FK..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: