Menyambut Ramadhan (1433 H)

Bagi kaum muslim, bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, di mana setiap kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berlipat. Oleh karena itu, perlu persiapan menyambut datangnya Ramadhan, agar kita dapat meraih keberkahannya.

Mengilmuinya

Ada beberapa ibadah yang hanya ada di bulan Ramadhan, seperti puasa wajib dan tarawih. Selain itu, amalan-amalan umum lainnya pun akan memiliki nilai lebih di Bulan Ramadhan. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bahkan meningkatkan sedekahnya di bulan ini. Agar kita tidak terjebak dengan hal-hal yang baru dalam ibadah-ibadah Ramadhan, maka perlu bagi kita untuk mempelajari seluk-beluk ibadah Ramadhan (terkait fiqh) mulai ibadah wajib puasa, shalat tarawih, sedekah dan lain-lain. Materi dapat diperoleh dari kajian-kajian tarhib Ramadhan, atau buku-buku tentang Ramadhan.

Membuat nuansa Ramadhan

Jika dalam perayaan hari besar lain, seperti hari kemerdekaan, kita selalu membuat pernak-pernik yang meriah, demikian juga dengan Ramadhan. Yang umum, masjid-masjid kebanyakan berbenah menyambut Ramadhan, khususnya untuk menyambut jamaah shalat tarawih pertama. Mulai dari bersih-bersih sampai pembentukan panitia Ramadhan. Bagi setiap muslim, dapat membuat suasana Ramadhan sendiri di lingkungan terkecil yang dekat, seperti rumah atau tempat kerja, minimal membersihkan dan merapikan perabot rumah atau inventaris kantor.

Target-Target Pribadi

Salah satu tanda diterimanya ibadah-ibadah di bulan Ramadhan secara nyata adalah meningkatnya kualitas ibadah setelah bulan Ramadhan. Jadi parameter keberhasilannya adalah fungsi proses dan hasil. Oleh karena itu, Ramadhan bisa dijadikan momen perbaikan diri dan memulai kebiasaan baik. Mungkin yang awalnya enggan shalat jamaah di masjid, momen Ramadhan dimanfaatkan untuk memulai merutinkan shalat jamaah lima waktu di masjid. Atau bagi kaum hawa, Ramadhan dapat dijadikan momen untuk memulai mengenakan jilbab atau berhijab. Harapannya setelah Ramadhan, ibadah-ibadah sunnah dan wajib tersebut dapat menjadi kebiasaan dan keseharian yang tidak dapat dilepaskan. Jadi, buat target pribadi. Amalan apa yang ingin dilakukan di Bulan Ramadhan, dan istiqomah setelahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: