Idul Fitri 1433 H

Ardi dan keluarga besar Soeparlan mengucapkan,

Selamat Idul Fitri 1433 H

Mohon Maaf Lahir dan Batin atas Segala Khilaf dan Salah

Semoga Allah Menerima ibadah selama Ramadhan dan memberkahi kita hingga bertemu Ramadhan tahun depan.

Amin.

Advertisements

Menyambut Ramadhan (1433 H)

Bagi kaum muslim, bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, di mana setiap kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berlipat. Oleh karena itu, perlu persiapan menyambut datangnya Ramadhan, agar kita dapat meraih keberkahannya.
Continue reading

Tiga Orang Dalam Gua

Hikmah amal shalih dan ikhlas.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhu, beliau berkata,”Aku mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Ada tiga orang dari umat sebelum kalian yang sedang bepergian sehingga mereka harus bermalam di sebuah goa, mereka masuk ke dalamnya. Lalu sebuah batu besar menggelinding dari gunung dan menutup pintu goa. Mereka berkata, ‘Yang bisa menyelamatkan kalian dari batu besar ini hanyalah doa kalian kepada Allah (sambil bertawassul) dengan amal shalih kalian’

Continue reading

Persahabatan dan Persaudaraan yang Baik

Persahabatan dan Persaudaraan yang Baik adalah…

Apabila kamu berada di dalamnya kamu akan ingat kepada Allah…

Apabila mendengar pembicaraan di antaranya pengetahuanmu mengenai Islam bertambah…

Apabila melihat perbuatan mereka kamu akan teringat akhirat…

Ya Allah…

Kekalkanlah persaudaraan ini…

Himpunlah kami di jannah-Mu…

Ya Allah…

Himpunlah cintaku pada-Mu bersama orang-orang yang mencintai-Mu karena ketaatan kepada-Mu…

Continue reading

Pemuda dan Buah Apel

Beberapa abad lalu, di masa-masa akhir tabi’in. Di sebuah jalan, di salah satu pinggiran kota Kufah, berjalanlah seorang pemuda. Tiba-tiba dia melihat sebutir apel jatuh dari tangkai pohonnya. Pemuda itu memungut apel itu dan memakannya dengan tenang saja.

Tsabit nama pemuda itu. Baru sebagian apel itu digigit dan ditelannya, ia pun tersentak. Ia sadar, apel itu bukan miliknya. Bagaimana mungkin dia memakan sesuatu yang bukan miliknya.

Pemuda itu menahan dari memakan sisa apel dan segera pergi mencari penjaga kebun tersebut. Setelah bertemu, ia berkata,”Wahai hamba Allah, saya sudah menghabiskan separuh apel ini. Apakah engkau mau memaafkan saya?”

“Bagaimana saya bisa memaafkanmu, sementara saya bukan pemiliknya. Yang berhak memaafkanmu adalah pemilik kebun apel ini.”

“Di mana pemiliknya?”

“Rumahnya jauh sekitar lima mil dari sini,” kata si penjaga.

Maka berangkatlah pemuda itu menemui pemilik kebun untuk meminta maafnya karena ia telah memakan apel milik tuan kebun tersebut.

Continue reading

Kisah Seguci Emas

Terjadi sebelum Rasulullah Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dilahirkan, kisah tentang amanah, kezuhudan dan kejujuran yang sangat sulit ditemui di zaman sekarang.

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahuanhu, dia berkata: Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:

Ada seorang laki-laki membeli sebidang tanah dari seseorang. Ternyata di dalam tanahnya itu terdapat seguci emas. Lalu berkatalah orang yang membeli tanah itu kepadanya,”Ambillah emasmu, sebetulnya aku hanya membeli tanah darimu, bukan membeli emas.”

Si pemilik tanah berkata kepadanya,”Bahwasanya saya menjual tanah kepadamu berikut isinya.”

Akhirnya, keduanya menemui seseorang untuk menjadi hakim. Kemudian berkatalah orang yang diangkat sebagai hakim itu,”Apakah kamu berdua mempunyai anak?”

Salah satu dari mereka berkata,”Saya punya seorang anak laki-laki.”

Yang lain berkata,”Saya punya seorang anak perempuan.”

Kata sang hakim,”Nikahlah mereka berdua dan berilah mereka belanja dari harta ini serta bersedekahlah kalian berdua.”

Sungguh kisah yang indah, hubungan ukhuwah di atas kebendaan.

Surat Cinta untuk Ukhti …..

Ukhti….
Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho Tuhanmu, mungkinkah besarnya kerudungmu hanya digunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang, atau mungkin kerudung besarmu hanya di jadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang diidamkan bahkan bisa jadi kerudung besarmu hanya akan dijadikan sebagai identitasmu saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat dan dikagumi oleh banyak ikhwan.

Ukhti….
Tertutupnya tubuhmu tidak menjamin bisa menutupi aib saudaramu, keluargamu bahkan diri anti sendiri, coba perhatikan sekejap saja, apakah aib saudaramu, teman dekatmu bahkan keluargamu sendiri sudah tertutupi, bukankah kebiasaan buruk seorang perempuan selalu terulang dengan tanpa disadari melalui ocehan-ocehan kecil sudah membekas semua aib keluargamu, aib sudaramu, bahkan aib teman dekatmu melalui lisan manismu.
Continue reading

Takdir…

Iman kepada takdir termasuk rukun iman yang keenam, yang dijelaskan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wassalam kepada malaikat jibril alaihis salam ketika beliau ditanya tentang iman. Beriman kepada takdir termasuk masalah yang penting. Orang-orang berselisih tentang takdir sejak zaman dahulu. Pada zaman Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, orang-orang sudah berdebat tentang takdir. Hingga hari ini kita temui orang-orang masih berselisih di dalamnya.

Iman kepada takdir adalah anda beriman bahwasanya Allah telah menentukan segala sesuatu, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata`ala:

Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.” (QS. Al-Furqan :2)

Continue reading

Pluralisme, Liberalisme dan Sekularisme Agama

Tahukah anda tentang Pluralisme, Liberalisme dan Sekulerisme Agama. Isu-isu ini sudah lama timbul dan saya kira menjadi pengaruh terutama terhadap pemikiran kaum muslimin di Indonesia.

Namun sejauh mana kita, terutama sebagai orang Islam mengetahui tentang hal ini. Coba kita tanya orang-orang islam atau non Islam di sekitar kita tentang tiga hal di atas, Pluralisme, Liberalisme dan Sekulerisme Agama. Mari kita simak pendapat MUI tentang ketiga isu tersebut.

Continue reading