Profesor Bersepeda

Banyak kini civitas akademi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya yang menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi mereka. Apalagi kini Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya sudah ada jalur khusus sepeda. Bisa jadi ini adalah trend masyarakat kini yang mulai gemar mengayuh sepeda dalam aktifitas mereka. Namun ada satu dosen ITS yang jauh sebelum ada trend “gowess” ini selalu mengendarai sepeda ketika bepergian, bahkan untuk jarak yang saya anggap jauh jika beliau berangkat dari rumah dinas beliau di Sukolilo Surabaya.  Bagi beliau, bersepeda itu menyehatkan, tidak butuh subsidi pemerintah sehingga tidak membebani negara, dan bebas polusi. Beliau adalah Prof. Dr. Ir. Abdullah Shahab M.Sc.

Continue reading

Pantang Menyerah Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih

Negeri Indonesia kembali berduka. Salah satu menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid Dua, Menteri Kesehatan RI, Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2012. Seperti tokoh lain di negeri ini, saya mempunyai kesan tersendiri pada perjalanan hidup mereka, termasuk Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih. Berikut ini, kisah perjuangan Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih yang saya ambil utuh dari website http://www.adadisini.info (kunjungi juga website ini), dengan judul artikel ” Tribute Untuk Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih: Pantang Menyerah.!”

Tulisan ibu Endang Rahayu Sedyaningsih untuk buku berjudul Secret of My Success: 50 Prominent Indonesian Share Their Lessons on Life and Remarkable Career yang akan diterbitkan oleh KBRI Washington DC (editor Dr. Dino Patti Djalal) Artikel ini kami post on line sebelum launching buku untuk mengenang dan menghormati Almarhumah Endang Rahayu. Artikel ini memuat pandangan Almarhumah mengenai resep sukses dan pengabdian beliau.

Continue reading

Mengenang Pemikiran Prof Widjajono Partowidagdo

Mengenang Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Prof. Widjajono Partowidagdo. Beliau meninggal dunia tanggal 21 April 2012 pukul 10.00 WITA saat melakukan geowisata di kawasan Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat. Meskipun saya bukan orang ITB yang pernah bertatap muka langsung dengan beliau, tetapi saya sangat berkesan dengan pemikiran-pemikiran beliau dan juga perjalanan hidup beliau sebagai akademisi hingga diangkat sebagai seorang menteri.

Continue reading